Delapan puluh tahun panji berkibar,
Sekolah riuh, semarak 'tak terkira.
Murid-murid ceria, hati bebas terbang melayang,
Di lapangan hijau, sorak bergemuruh riang.
Tarik tambang! Tali tegang di tangan kiri-kanan,
Teriak "Ayo!" bersautan penuh keri.
Keringat bercampur tawa, semangat membumbung tinggi,
Urat leher menegang, tatapan tajam fokus pada komando.
Kekompakan terjalin, erat di sanubari.
Gemuruh drumband memecah angkasa cerah,
Tabuh berirama, langkah tegas berdentum.
Seragam rapi, bendera kecil berkibaran mengepak,
Lagu perjuangan mengalun, semangat takkan luntur.
Di tepian, duduk berjejal penonton asyik,
Mata berbinar menyaksikan gelora pentas.
Senyum mengembang, tepuk tangan riuh rendah-tinggi,
Kebahagiaan sederhana, terpancar dari jiwa.
Guru-guru sigap, tak kenal kata lelah,
Melatih gerakan, berdiskusi penuh semangat.
Membimbing langkah, menata barisan indah,
Cinta pada tugas, tak lekang oleh panas.
Di sudut dapur, aroma harum menyeruak,
Guru lain sibuk, kudapan lezat disiapkan.
Kue tradisional, minuman dingin tersusun rapi,
Untuk pengisi tenaga, para pejuang latihan.
Satu, dua! Barisan murid dan guru berpadu,
Melangkah bersama, gerak jalan penuh harmoni.
Kaki diangkat serentak, pandangan lurus ke depan,
Membentuk mozaik hidup, indah dan berseri.
Delapan puluh cahaya, dalam canda dan usaha,
Merah Putih bersemi di hati setiap insan.
Dalam kerja sama, gotong royong nan terjaga,
"Siaaappp, gerak! "
"Langkah tegak maju, jalan! "
Bergetar tubuh bunda Pertiwi,
Udara mendesir langkah tegap maju mengusung semangat Indonesia maju.
Kemerdekaan berarti: kebersamaan yang teguh berdiri.
"Merdeka, merdeka"
---