Sabtu, 30 Oktober 2021

RUPA HILANG PARAS

 Gelanggang hati lipu remang senja

Tua petuah. tuah hilang dikepung srigala
Lolong nyambar pecah hening malam.
Matilah riak pinggiran gelanggang.
Sorak sepi suara menepi.
Beku, bungkam pada dingin dinding jeruji.

Rupa hilang paras,
Pada malunya punah sudah lama.
Begitu datuk waktu sekarang

Pada negeriku abu-abu.
Rakyat bahagia mengabur
Hukum mengabak isi nurani

Rupa hilang paras,
Paras hilang rupa.
Malu hilang sungkan.
Jelata hilang mimpi.

Datuk bahgia di atas tangis jelata, bungkam dipinggir gelanggang.
Ratapi suram masa depan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tunggu Sebulan

Separuh perjalanan, tiba-tiba sesak. Udara malam gerah padahal bukan matahari. Siraman cahaya bulan terasa panas seperti terik siang. Buk...