Saat ujung gerimis kita bertemu,
Waktu itu retak kemarau samar belum memadat.
Panasnya kering masih terasa,
Padahal hujan sudah sering turun menyapa.
Setelah gerimis benar berpaling,
Kau ajakku berjalan jenguk kembang.
Dia masih mekar, merah jambu warnanya.
Meski mahkota sobek bekas mengering.
Indahnya masih bersisa seujung runcing.
Aku tanya padanya tentang senyum kembang merah jambu,
Juga kutanyakan tentang hangatnya pagi bulan Juni.
Ternyata senyum 'tak merona merah jambu,
Hangat pagi bulan Juni jadi gerah usir hijau padang berlalu.
Aku coba janjikan unggun api padanya,
Dia terisak 'tak ingin lagi terbakar,
Dia 'tak butuh terangnya,
Tak ingin lagi menyulut harap.
Segala t'lah beku,
Dia biarkan kembang mekar tanpa kumbang.
dan____________
Ku tinggalkan saja dia.
Sebelum salju Desember melebat.
Tapi _____________
kabari aku jika pagi bulan Juni kembali menghangat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar